Cerita Dewasa | Ngentot Ibu Pacarku

Cerita Dewasa | Ngentot Ibu Pacarku

Situs Perawan – sex sedarah, cerita seks, komik porno, komik bokep, cerita sex sedarah, jilbab binal, cerita ngewe, cerita dewasa jilbab, lesbian jilat memek, ngesek jilbab, cerita sex tante, cerita seks indonesia, jilbab suka ngentot, sex ayah angkat, cerita seks sejenis, vagina abg

Cerita Dewasa | Ngentot Ibu Pacarku

Aku Andri mempunyai tinggi 170cm dg berat 65 kg. Kulit sawo matang. Andri Jr panjangnya melulu 15cm diameter 4cm lumayan membuat istriku kewalahsn menerima seranganku yg nyaris setiap hari( klo dia ga lg halangan ). Cukup dulu utk perkenalannya.

Aku mau kisah pengalaman pribadiku 1 tahun blakangan dan masih berlanjut hingga sekarang.
Di samping istriku, aku pun menaruh hati pd seorang gadis belia yg aku panggil adek. Adek 10 thn lebih muda dariku. Adek mempunyai wajah cantik serupa artis korea. Dia keturunan tiong ha sunda. Maminya org sunda yg ga kalah cantik. Karna aku sudah paling akrab dgn family adek, aku sering berangjangsana ke rmh mereka yg masih satu kota dgn ku. Kadang hingga larut malam, ga jarang kami ditinggal berdua sementara papi dan mami udah tidur. Papi berumur 49 thn sementara mami baru 32 thn.

Klo dimataku mami cantik org nya dgn tinggi 160cm beratnya selama 50 kg lebih dikit lah. Bra selama 36A lumayan membuat mata pria meliriknya. Sedangkan papi udah uzur sepertinya dan saya yakin mami ga puas dlm urusan sex.

Suatu saat mereka pindah lokasi tinggal dan memintaku utk membantu. Waktu aku datang ke rmh mereka yg lama, aku dapati rumah tersebut udah kosong dan yg tersisa hanya sejumlah box berisi perlengkapan masak. Aku menggali tau apakah terdapat org di rmh. Aku terkejut saat membuka pintu kamar mami. Aku menyaksikan mami lagi telanjang istirahat telentang dengan kaki ngangkang seraya memainkan klitorisnya. Mami jg kaget melihatku yg lg takjub memandangi tubuh telanjangnya. Aku menyaksikan payudara masih kencang, vagina mulus habis dipotong dan berwarna pink.

” Andri, anda disini?” katanya.
” Andri pikir masih terdapat yg mau ditolong disini, makanya Andri kesini Mi.” jawabku.
“Kamu bisa tolong mami sekarang?” tanya mami padaku.
“Bisa Mi, Mami inginkan Andri tolong apa?” jawabku.
“Kamu jgn bilang siapa2 ya, tolong Mami jaga rahasia ini.” kata mami.
“Cuma tersebut Mi? Ga da yg lain?” kataku bertanya sambil bercita-cita merasakan vagina semoknya Mami.
“Serius mau tolong yg lain? Ntar nyusahin.” katanya dgn senyum yg agak binal.
Aku mendekat mami dan membelai paha mami.
” Andri ga keberatan kok bantuin apa aja, asal Mami senang.” kataku.
“Ya udah, tolong mami nyelesaikan ini.” kata mami seraya meraih tangan ku dan meletakkannya di klitorisnya.

Aku langsung deg2an antara percaya dan ga. Setelah sukses menguasai diri sendiri, aku menghirup bibir mami. Mata mami terpejam, nafasnya mulai memburu.
Ku arahkan ciumanku ke kupingnya dan menciptakan mami mendesah…

“Sshhh…Puaskan mami, Andri ” dan aku berbisik, “dengan senang hati mamiku sayang.”
Tangan kiriku meremas2 dan memilin putingnya yg telah mulai mengeras. Sementara bibirku pindah ke payudara yg lain. Hanya erangan mami yg tersiar di rmh kosong itu.
Setelah puas nyusu, bibirku berangsur ke bawah hingga akhirnya berhenti pada gundukan vaginanya. Ciumanku terhenti, aku buka lebar paha mami yg sedang dimabuk birahi. Ku buka bibir vaginanya dan tersembul lah biji klitorisnya.

Dengan rakus ku cium dan ku jilati vagina yg telah basah dari tadi karna cairannya sendiri. Bau harum yg membuatku tambah bernafsu. Dalam hati aku berfikir klo mami ini slalu mengasuh kewanitaannya ini utk siapa ya? Sedangkan papi aku yakin ga mampu melayani mami karna sakit jantung yg dideritanya.

Mami mendesah. ” Andri, beruntung sekali istrimu punya suami yg hebat menyervis vagina…ohhh…” erangnya disertai badannya mengejang dan pahanya mengapit kepalaku. “Mami keluar…” katanya agak lemas…
Aku berbaring di samping mami dan memeluknya. Mami melulu termenung, agaknya menyesali apa yg sudah terjadi. Mungkin dia menyesal sudah melakuksn ini dgn pria yg sangat disukai anaknya.
Aku mengecup keningnya, dan berbicara “mami knapa?”

Mami melulu diam. Tanganku juga mulai memainkan puting mami, putingnya juga mengeras. Lalu ku pindahkan tanganku ke vagina mami. Lalu mami pulang mendesah dan vaginanya juga mulai basah.
Bibirku ku dekatkan ke bibir mami, mami pun memahami dan kami mulai berciuman. Lidahnya juga bermain dalam bibirku. Tangan mami mulai berani memegangi kejantanan ku yg mulai mengeras. Mami membuka celanaku dgn gampang krn aku menggunakan celana olahraga.
Mami mulai mengocok adik kecilku. Aku memungut posisi telentang. Mami juga tahu klo aku mohon dioral. Mami bangkit dan terpana.

” Andri, punyamu besar daripada punya papi.”
Lalu dijilatinya dari ujung ke pangkal hingga ke dragonball ku. Aku pun mohon posisi 69.
Aku menyaksikan dgn jelas vagina tersebut bersih. Sedotan2 mami paling merangsangku. Aku terus menjilati klitoris mami seraya memasukkan jariku ke lubang kesenangan mami. Aku menghujamkan jariku dgn kencang dan menciptakan lubang vagina mami semakin basah.
Sedotan mami mulai tak terkendali, pinggulnya bergoyang2. Tak lama kemudia mami melepas sedotannya dan mengurangi pantatnya ke mukaku. Badannya kelonjotan. “Mami terbit lagi.

Kamu hebat Andri, Mami sampai terbit dua kali dgn lidahmu. Apa boleh mami menikmati kontolmu?” kata mami yg masih merasakan sisa2 orgasmenya.
Aku langsung memutar badan mami menghadap ke arahku. Badannya ku geser ke bawah, dan dengan tuntunan tangan lembutnya adek kecilku pun hingga ke bibir vagina itu. Aku merasa kendala menembus lubang yg telah mencetuskan 3 anak itu.

“Udah brapa bulan sih lubang ini nganggur mi?” tanyaku
“Udah setahun, sayang.” kata mami.
Pantesan jd sempit pikirku. Takut papi kena serangan jantung kali kataku dalam hati.
“Pelan2 ya sayang, berakhir punyamu ukurannya XL. Jadi agak sulit masuknya.” kata mami seraya menggoyangkan tubuhnya tidak banyak demi sedikit.
Setelah berjuang keras, kesudahannya amblas juga.

Mami berhenti sejanak utk merasakan kontol yg lebih banyak daripada punya suaminya yg sekarang berada dalam vaginanya.
Bebetapa saat lantas mami mengusung tubuhnya dan bergoyang naik turun. Aku mengimbangi gerakan mami seraya memainkan putingnya.
5 menit lantas mami semakin liar, tubuhnya mulai berkeringat. Mami meracau ga jelas dan ambruk lagi. Terasa kepala adik kecilku hangat dan laksana dikenyot2.
“Mami terbit lagi, mami capek.

Kamu masih belum ya sayang?” katanya.
“Gantian anda yg di atas ya” tambahnya.
Aku membalikan tubuhnya, dan memompa vagina mami yg hangat dan sempit karna lama ga dipake. Aku terus memacu gerakan ku, dan mami mendesah lagi. “Sayang, anda kuat amat, kontol anda enak” racau mami.
“Memek mami jg enak, aku jadi kecanduan. Boleh aku mohon lagi nanti sama mami?” kataku.
“Kapanpun anda mau, mami bakal kasih. Mami janji sayang…Kencangin sayang, mami udah mau….keluaaarrrrrr!!!!!!” tubuh mami kejang lagi.

Aku menciumi bibirnya…Nafas mami tersengal2 karna udah merasakan 4 kali orgasme…
Aku menyaksikan di atas meja rias mami terdapat babyoil dan aku mengambilnya.
“Untuk apa sayang, tersebut babyoil ponakan mami ketinggalan kemarin.” jelas mami.
Aku diam dan membuka tutupnya. Aku mengajak mami nyungging. Aku menyaksikan analnya pun putih bersih dan membuatku semakin bernafsu.

Aku buka lubangnya dan memasukkan ujung botol babyoil tersebut ke lubang anal mami. Mami melulu terdiam dengan perlakuanku pd analnya.
Aku memencet botolnya kemudian ku putar2 di dlm analnya. Setela kurasa lumayan utk melumasi, aku cabut botol tersebut dan segera ku ganti dgn kontol ku.
“akh…sakit sayang…pelan dong.” teriak mami
“udah keburu nafsu mi.” Jawab saya.

Setelah masuk semuanya, kemudian ku pompa lagi tubuh mami dgn lubang yg berbeda. Kulihat tangan mami menggapai botol babyoil itu. Ternyata mami memasukkan botol tersebut ke lubang vaginanya dan mengocoknya.
Setelah 15 menit memompa anal mami, aku merasa bakal orgasme. Aku mempercepat goyanganku dan kesudahannya kubenamkan kontolku ke dalam analnya mami dan crot…crot…sekitar 8-10 kali tembakan dan mamipun rebah karna ikutan orgasme karna botol babyoil yg dikocokkan nya dlm lubang vaginanya.
Aku rebahan disamping tubuh mami. Capek kali. Tanpa sadar udah 1 jam kami bermain. Dengan manja mami mengecup bibirku dan berbisik.

“Kamu hebat sayang, kapan2 anda ulangi lagi ya. Tetap jaga rahasia kita”
“Mami jg ga kalah sama perempuan muda, vagina mami hangat dan sempit. Ini bakal jadi rahasia anda berdua ya mi” jawabku.
Lalu kami berkemas utk pergi ke rmhnya yg baru karna kekasihku udah lama menantikan disana.
Sejak saat tersebut sampai kini kami sering mengerjakan hubungan terlarang namun asyik itu.
Sekian dulu kisah pengalamanku. Lain masa-masa aku akan cerita mengenai exe perawan kekasihku dgn izin maminya.